Forum Ikatan Vespa Indonesia

Tempat tukar Informasi para Vespamania Indonesia
 
IndeksIndeks  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  GroupGroup  Login  
Share | 
 

 kompresi rendah vs kompresi tinggi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next
PengirimMessage
scooter.freaks
Bikers


Jumlah posting: 111
Localisation: Republik Ngayogyakarta-hadiningrat
Registration date: 07.03.10

PostSubyek: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 4 Jan 2011 - 16:36

tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?
Kembali Ke Atas Go down
ashari_Scott.
Vespa Team Junior


Jumlah posting: 597
Age: 64
Registration date: 13.10.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 4 Jan 2011 - 16:56

yang sedang -sedang saja...
karena berlebihan itu tidak baik..
dan kekurangan juga tidak baik cyclops cyclops cyclops
Kembali Ke Atas Go down
thetopan
Vespa Team Junior


Jumlah posting: 604
Age: 34
Localisation: Bandung - Jakarta - Padang - Yogyakarta
Registration date: 02.11.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 4 Jan 2011 - 17:23

scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

tergantung medan bray, kalo penuh tanjakan, jalanan macet, atau jalanan rusak pasti beda2..

so bener kata bung ari.

yg sedang2 aja biar cocok untuk semua medan

yg penting dia setia.

kecuali ente emang buat balapan.
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 4 Jan 2011 - 17:58

scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

Ikut nampang di pejwan :

1. Kompresi tinggi tidak harus seperti itu.
Jika ingin mendapatkan hasil maksimal dari kompresi yang dipertinggi, perlu juga diseting ulang :
- pengapian
- jetting
- knalpot

2. Knalpot racing hasilnya bisa lebih baik,
setidaknya suaranya lebih nyaring sehingga kita mengendarainya lebih pede
(nggak nyambung ya?) Smile

3. Mirip dengan pendapat di atas,
kita sesuaikan saja dengan kebutuhan dan pemakaian.
Kembali Ke Atas Go down
Hidayat99



Jumlah posting: 2
Localisation: Cikijing simpang tiga Tasik - Cirebon
Registration date: 04.12.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 4 Jan 2011 - 20:32

Mumpung ada jalan.., istilah jetting!? Mungkinkah yg dimaksud pilotjet/mainjet tolong diperjelas gak faham nee.,
Kembali Ke Atas Go down
koenig blues
Vespa Team Deluxe


Jumlah posting: 1079
Localisation: somewhere peaceful
Registration date: 22.01.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 11:50

sepertinya hanya saya yang berbeda sendiri :/

saya suka kompresi tinggi bahkan setinggi yang bisa saya capai dengan silinder blok original dan piston ukuran nol saya Wink entah itu menghadapi macetnya jalanan jakarta ataupun tingginya medan pegunungan bahkan extremenya suhu udara di luar sana saya tetap setia memakai kompresi tertinggi yang bisa dicapai mesin standar untuk vespa-vespa saya, adapun untuk penyesuaian di medan yang berbeda menjadi tanggung jawab tangan kanan saya yang kadang di bantu oleh penyesuaian bukaan kopling di tangan kiri, lain daripada itu praktek berbicara lebih baik di banding teori Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
fauzi
Bikers


Jumlah posting: 114
Age: 23
Registration date: 04.06.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 12:07

manfaat kompresi tinggi apa yaaa???

cara menaikkan kompresi biar tinggi bagaimana??
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 12:42

Hidayat99 wrote:
Mumpung ada jalan.., istilah jetting!? Mungkinkah yg dimaksud pilotjet/mainjet tolong diperjelas gak faham nee.,

Dalam hal karburator, "jetting" adalah tindakan menyeting karburator,
sehingga karburator mampu mencapai kinerja maksimal untuk mesin yang bersangkutan,
yaitu mampu menghasilkan pengkabutan (perpaduan bensin dan udara) ideal,
dan mampu memberikan suplai gas bakar sesuai dengan yang dibutuhkan.

Jetting dilakukan dengan cara menyesuaikan, merubah, mengganti spuyer-spuyer yang ada,
hingga tercapi kinerja maksimal yang diharapkan.
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 13:16

fauzi wrote:
manfaat kompresi tinggi apa yaaa???


Dengan kompresi yang lebih tinggi,
tenaga ledakan (hasil pembakaran) yang dihasilkan lebih besar.
Sehingga jika disertai dengan setingan-setingan yang tepat,
maka tenaga mesin akan meningkat, baik di putaran bawah sampai ke putaran tinggi.

Hal di atas juga diiringi oleh :
- Mesin menjadi cepat panas .
- Getaran mesin bertambah
- Engine break menjadi besar dan kasar.
- Apabila perhitungan kompresi dan pengapian tidak tepat, sering terjadi detonasi.
- Pada saat menembus batasan kompresi tertentu, perlu memakai bahan bakar dengan oktan lebih tinggi.
Kembali Ke Atas Go down
toea_gila
Vespa Raiders


Jumlah posting: 315
Registration date: 13.07.07

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 14:51

scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

betul, meningkatkan kompresi adalah cara umum yang paling banyak digunakan bagi para brothers untuk meningkatkan performa mesin si semok. salah satu cara meningkatkan kompresi adalah memapas head silinder. memang ada cara lain, misalkan memperbesar ruang intake mesin, sehingga campuran udara dan bensin yang masuk lebih banyak.

tipikal kompresi tinggi seharusnya (intinya setuju dengan tulisa bro di atas) :

1. tenaga lebih besar, mengapa...? karena volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat, yang dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. jadi, baik menanjak ataupun menurut nggak masalah. setuju dengan Bro Ebeth, hanya perlu bermain pada posisi gigi aja.

2. rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas, untuk itu, usahakan sirip kipas dan tutup mesin masih ok plus oli mesin agak di banyakin dan kualitas ring piston, piston dan silinder lumayan bagus (nilai pemuaian yang sedikit dalam kondisi panas).

3. (setuju dengan bro laretha) Kompresi mesin yang tinggi butuh bahan bakar dengan beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 (jangan tanya gua gimana ngitung kompresinya.. hehehe nilai fisika dan matematika gua jelek) sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.

knalpot :

knalpot berfungsi untuk membuang gas. Pada knalpot racing, dimana terdapat chamber, maka sisa pembakaran yang berkecepatan dan bertekanan sangat tinggi pada header pipe nya (leher Knalpot)di buang dan berkumpul di perut knalpot (chamber) sehingga lebih dari sebagian akan balik (efek turbulensi) ke header, sehingga membuat tekanan lebih tinggi lagi dan menciptakan kompresi baru (yg lebih tinggi) sehingga power up hingga 30% ~ 35 % dengan hitungan yang tepat.

pada gas buang sebenarnya masih terdapat sisa BBM yg belum terbakar jadi kalau turbulen akan membalikan sisa tersebut ke ruang bakar sehingga pembakaran akan bertambah sekaligus menciptakan tenaga daya dorong yang tinggi jadi kecepatan motor pun bertambah

Dengan desain dan hitungan yang baik (heheh... mendingan trial and error, pusing ngitung-ngitung) dan benar dari knalpot yang tentunya harus lebih baik dari standar, tenaga mesin bisa naik antara 10 hingga 20% bahkan 30% hanya dengan memakai knalpot high performance yang dirancang khusus dengan tujuan meningkatkan performa secara optimal.

Knalpot dengan suara mirip sepeda motor balap yang dijual di pasaran umum (tanpa hitungan dan makanya murah)untuk berbagai merek tanpa mengerti teknologinya, di jamin tidak akan meningkatkan performa tenaga mesin. Hanya memperbesar desibel polusi suaranya (kebisingan suara), jadi sekali lagi bising bukan berarti motor jadi kenceng (mungkin hanya perasaan saja kenceng)

heheh.. terkadang pelajaran fisika diperlukan di motor heheh... sayang sekali... nilai fisika gua dibawah 5, jadi untuk hitung - menghitung kita serahkan ke ahlinya.. hahahha

menurut gua pribadi, lebih enak kompresi yang rendah, kenapa...??
1. gua nggak suka ngebut klo bawa vespa
2. bisa pake bahan bakar bersubdisi (premium)
3. nggak perlu banyak berhenti (karena mesin kagak kepanasan)
4. trek jalan yang gua lalui juga lurus-lurus saja
5. kualitas spare part bisa pake yang KW3 atau KW2
6. nggak boros oli samping
Kembali Ke Atas Go down
irfanbudisatrio
Pemula


Jumlah posting: 11
Age: 20
Localisation: bekasi
Registration date: 26.10.10

PostSubyek: Contoh knalpot nya apaan bang? Kaya sito racing gitu?   Wed 5 Jan 2011 - 15:47

toea_gila wrote:
scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

betul, meningkatkan kompresi adalah cara umum yang paling banyak digunakan bagi para brothers untuk meningkatkan performa mesin si semok. salah satu cara meningkatkan kompresi adalah memapas head silinder. memang ada cara lain, misalkan memperbesar ruang intake mesin, sehingga campuran udara dan bensin yang masuk lebih banyak.

tipikal kompresi tinggi seharusnya (intinya setuju dengan tulisa bro di atas) :

1. tenaga lebih besar, mengapa...? karena volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat, yang dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. jadi, baik menanjak ataupun menurut nggak masalah. setuju dengan Bro Ebeth, hanya perlu bermain pada posisi gigi aja.

2. rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas, untuk itu, usahakan sirip kipas dan tutup mesin masih ok plus oli mesin agak di banyakin dan kualitas ring piston, piston dan silinder lumayan bagus (nilai pemuaian yang sedikit dalam kondisi panas).

3. (setuju dengan bro laretha) Kompresi mesin yang tinggi butuh bahan bakar dengan beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 (jangan tanya gua gimana ngitung kompresinya.. hehehe nilai fisika dan matematika gua jelek) sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.

knalpot :

knalpot berfungsi untuk membuang gas. Pada knalpot racing, dimana terdapat chamber, maka sisa pembakaran yang berkecepatan dan bertekanan sangat tinggi pada header pipe nya (leher Knalpot)di buang dan berkumpul di perut knalpot (chamber) sehingga lebih dari sebagian akan balik (efek turbulensi) ke header, sehingga membuat tekanan lebih tinggi lagi dan menciptakan kompresi baru (yg lebih tinggi) sehingga power up hingga 30% ~ 35 % dengan hitungan yang tepat.

pada gas buang sebenarnya masih terdapat sisa BBM yg belum terbakar jadi kalau turbulen akan membalikan sisa tersebut ke ruang bakar sehingga pembakaran akan bertambah sekaligus menciptakan tenaga daya dorong yang tinggi jadi kecepatan motor pun bertambah

Dengan desain dan hitungan yang baik (heheh... mendingan trial and error, pusing ngitung-ngitung) dan benar dari knalpot yang tentunya harus lebih baik dari standar, tenaga mesin bisa naik antara 10 hingga 20% bahkan 30% hanya dengan memakai knalpot high performance yang dirancang khusus dengan tujuan meningkatkan performa secara optimal.

Knalpot dengan suara mirip sepeda motor balap yang dijual di pasaran umum (tanpa hitungan dan makanya murah)untuk berbagai merek tanpa mengerti teknologinya, di jamin tidak akan meningkatkan performa tenaga mesin. Hanya memperbesar desibel polusi suaranya (kebisingan suara), jadi sekali lagi bising bukan berarti motor jadi kenceng (mungkin hanya perasaan saja kenceng)

heheh.. terkadang pelajaran fisika diperlukan di motor heheh... sayang sekali... nilai fisika gua dibawah 5, jadi untuk hitung - menghitung kita serahkan ke ahlinya.. hahahha

menurut gua pribadi, lebih enak kompresi yang rendah, kenapa...??
1. gua nggak suka ngebut klo bawa vespa
2. bisa pake bahan bakar bersubdisi (premium)
3. nggak perlu banyak berhenti (karena mesin kagak kepanasan)
4. trek jalan yang gua lalui juga lurus-lurus saja
5. kualitas spare part bisa pake yang KW3 atau KW2
6. nggak boros oli samping
Kembali Ke Atas Go down
koenig blues
Vespa Team Deluxe


Jumlah posting: 1079
Localisation: somewhere peaceful
Registration date: 22.01.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 16:03

sebenarnya apa yang dikatakan Bang Ari dan Bung Dwika sudah tepat tapi sayangnya hanya berlaku pada baby blue saja Sad (knocking)

pada vespa-vespa saya yang lain dengan kompresi diatas 10:1 saya tetap masih bisa memakai premium (walau oli samping memang saya boros) tetapi mesin saya tidak bergetar serta keiritan saya terjamin (harap diingat saya maniak spuyer 90) Wink

untuk semua vespa saya memang tampilan menjadi hal yang tidak saya prioritaskan dan menfokuskan semua asa kepada mesin, oleh karena itu saya tidak menemui masalah dengan vespa yang di cat 70 ribu tetapi lain cerita untuk mesin, semua harus aslinya dan tidak ada pergantian parts dengan kw2 maupun kw1 inilah rahasia mengapa saya tidak menemui masalah dengan kompresi tinggi

mengapa menurut saya kompresi tinggi itu menyenangkan, karena dengan sedikit putaran gas vespa saya sudah bisa berlari dengan bertenaga dan saya bisa sesuka hati saya start di gigi berapapun dari posisi diam, ini memiliki keuntungan tersendiri untuk saya dimana saya bisa meminimalkan human error di setiap perpindahan gigi terutama dari gear 1 menuju 2 dan memperpanjang usia gigi silang saya karena pada prakteknya saya lebih banyak menggunakan gigi 3 dan 4 walaupun kondisi jalanan macet dan padat merayap dan saya tidak perlu takut kalah lari dengan vespa-vespa yang bersuara lebih gagah dari knalpot danmotor saya Razz


sprint veloce 74 saya dengan kompresi diatas rata-rata tapi mesin standar pabrikan
sprint veloce 1974
Kembali Ke Atas Go down
toea_gila
Vespa Raiders


Jumlah posting: 315
Registration date: 13.07.07

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 16:12

koenig blues wrote:
sebenarnya apa yang dikatakan Bang Ari dan Bung Dwika sudah tepat tapi sayangnya hanya berlaku pada baby blue saja Sad (knocking)

pada vespa-vespa saya yang lain dengan kompresi diatas 10:1 saya tetap masih bisa memakai premium (walau oli samping memang saya boros) tetapi mesin saya tidak bergetar serta keiritan saya terjamin (harap diingat saya maniak spuyer 90) Wink

untuk semua vespa saya memang tampilan menjadi hal yang tidak saya prioritaskan dan menfokuskan semua asa kepada mesin, oleh karena itu saya tidak menemui masalah dengan vespa yang di cat 70 ribu tetapi lain cerita untuk mesin, semua harus aslinya dan tidak ada pergantian parts dengan kw2 maupun kw1 inilah rahasia mengapa saya tidak menemui masalah dengan kompresi tinggi

mengapa menurut saya kompresi tinggi itu menyenangkan, karena dengan sedikit putaran gas vespa saya sudah bisa berlari dengan bertenaga dan saya bisa sesuka hati saya start di gigi berapapun dari posisi diam, ini memiliki keuntungan tersendiri untuk saya dimana saya bisa meminimalkan human error di setiap perpindahan gigi terutama dari gear 1 menuju 2 dan memperpanjang usia gigi silang saya karena pada prakteknya saya lebih banyak menggunakan gigi 3 dan 4 walaupun kondisi jalanan macet dan padat merayap dan saya tidak perlu takut kalah lari dengan vespa-vespa yang bersuara lebih gagah dari knalpot danmotor saya Razz


sprint veloce 74 saya dengan kompresi diatas rata-rata tapi mesin standar pabrikan
sprint veloce 1974


thanks koreksinya bro ebeth.... "..dengan kompresi diatas 10:1 saya tetap masih bisa memakai premium (walau oli samping memang saya boros)..." setuju.. menghindari knocking bisa dengan memperbanyak oli samping....
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 17:14

@ bro Ebeth, bro Ari, & rekan scooterist yang sudah mempraktekkannya :

Vespa dengan kompresi dibuat tinggi, maka timing pengapian seharusnya juga diset ulang.
Nah, jika vespa tsb pengapiannya memakai CDI ori,
adakah cara untuk menyiasatinya ? Atau dibiarkan seperti bawaanya saja ?
Kembali Ke Atas Go down
scooter.freaks
Bikers


Jumlah posting: 111
Localisation: Republik Ngayogyakarta-hadiningrat
Registration date: 07.03.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 5 Jan 2011 - 20:51

untuk menanjak memang harus bermain dengan tangan kanan.. tp saya merasakan bahwa tenaga angkat (torsi) untuk stop & go di tanjakan agak kurang, sehingga vespa saya harus meraung cukup tinggi(kampas kopling tdk ada masalah).

enaknya kompresi tinggi ketika kita membelah jalanan padat tanpa perlu sering oper gigi..

memang suhu mesin menjadi lebih panas dan suara knalpot lebih keras.. tapi getaran mesin malah lebih halus dari biasanya.

untuk bahan bakar dan oli samping saya tidak terlalu khawatir. karena hanya menaikan kompresi sedikit saja.. saya mengunakan bensin premium dan oli samping mesrania yg di campur dengan oli mesin stp 10w(sisa servis mobil) 50:50 dan hasilnya sangat memuaskan.. digeber +10 km dengan gas hampir dipelintir habis sanggup mengejar y*m*h* v*x**n pada jalan antar kota tanpa gejala ngejam sperti yg sering sy alami sebelumnya..
Kembali Ke Atas Go down
 

kompresi rendah vs kompresi tinggi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 8Pilih halaman : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

 Similar topics

-
» Tenaga loyo di RPM rendah (e36 m50)
» di rpm tinggi mesin mati
» RPM tinggi mesin tersendat-sendat
» SILINDER HEAD BOCORR..
» Tenaga Vespa Mendadak Hilang

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ikatan Vespa Indonesia :: Otomotif :: Mesin-