Forum Ikatan Vespa Indonesia

Tempat tukar Informasi para Vespamania Indonesia
 
IndeksIndeks  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  GroupGroup  Login  
Share | 
 

 kompresi rendah vs kompresi tinggi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next
PengirimMessage
thetopan
Vespa Team Junior


Jumlah posting: 604
Age: 35
Localisation: Bandung - Jakarta - Padang - Yogyakarta
Registration date: 02.11.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 1 Feb 2011 - 15:16

VESPA-CREATOR wrote:
Quote :
koenig blues wrote:
maaf itu rahasia

ps: yang pasti saya menggunakan alat khusus yang umum digunakan kendaraan roda 4

Pelit Ilmu = Susah Dapet Temen, Susah Rejeki, Susah Jodoh, Susah Mati (Mati Tersiksa)


CARA NGUKUR KOMPRESI

Untuk menghitung kompresi mesin motor yaitu didapat dari:
Volume ruang silinder ( V1 ) + Volume ruang bakar/silinder head ( V2 ) kemudian hasilnya dibagi Volume ruang bakar ( V2 ).

Untuk Mencari V1 digunakan rumus isi tabung/silinder yaitu:
V1 = ( (22/7) x D x D x T ) : 4 [*satuannya cc]
Dimana D = diameter silinder,
T = tinggi silinder
Dan 22/7 konstanta PHI, kalo dibuletin = 3,14.

Untuk mencari V2 dgn cara ruang bakar/silinder head/silinder cop diisi pakai cairan.
Caranya Lepas silinder head dan biarkan busi terpasang pada tempatnya. Taruh ditempat yg rata dgn busi menghadap bawah dan bagian dalam menghadap atas.
Kemudian isi dgn cairan (biasanya gw pake oli samping) sampai penuh rata dgn permukaan, sedot kembali cairan tadi dgn menggunakan suntikan yg ujungnya (bagian nempel jarum) di pasang selang kecil (suntkan / insul, yg suka ngetep pasti tau dah beli dmna ) dan dihitung berapa cc isinya.

22/7 x D x D x T : 4 Dikonversi rumusnya ke motor menjadi 3,14 x DP x DP x S : 4.
Dimana DP = Diameter Piston
dan S = Stroke Efektif (langkah kruk as efektif).

Cara Ngukur S(Stroke Efektif):
Pada mesin 2 Tak Stroke efektif diukur dari bibir atas silinder ke lengkungan atas lubang buang. Gunakan sigmat agar lebih efektif

Uraian yg Padat Berisi

apa hasilnya bisa menyamai jika menggunakan compression gauge?
Kembali Ke Atas Go down
koenig blues
Vespa Team Deluxe


Jumlah posting: 1079
Localisation: somewhere peaceful
Registration date: 22.01.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Tue 1 Feb 2011 - 20:31

saya suka ini, terima kasih penjelasannya Bung vespa Creator Very Happy

juga sebelumnya saya minta maaf bila saya merahasiakan satu atau dua hal mengenai mesin vespa saya dikarenakan cara saya sangat konvensional dalam mengukur kompresi dan kadang ada banyak hal yang saya lakukan pada vespa saya yang semestinya tidak dilakukan dengan mesin standar berpiston Nol sehingga bila dijabarkan ketakukan terbesar saya adalah bukannya membantu rekan-rekan forum tetapi malah menyiksa mereka Crying or Very sad

ps: yang pasti kubah piston saya sangat dekat dengan head cylinder saya
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 8:26

koenig blues wrote:

ps: yang pasti kubah piston saya sangat dekat dengan head cylinder saya

Atau istilah lainnya, kompresinya amat sangat tinggi sekali sunny
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 20:16

koenig blues wrote:
maaf itu rahasia

ps: yang pasti saya menggunakan alat khusus yang umum digunakan kendaraan roda 4

Kacian deh sampean bro......
dah ngomong rahasia.....ee... malah ada temen yang lain yang mau menjelaskan dengan sangat jelas.apa gak malu sampean..... : Very Happy (becanda bro)
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 20:35

VESPA-CREATOR wrote:
Quote :
koenig blues wrote:
maaf itu rahasia

ps: yang pasti saya menggunakan alat khusus yang umum digunakan kendaraan roda 4

Pelit Ilmu = Susah Dapet Temen, Susah Rejeki, Susah Jodoh, Susah Mati (Mati Tersiksa)


CARA NGUKUR KOMPRESI

Untuk menghitung kompresi mesin motor yaitu didapat dari:
Volume ruang silinder ( V1 ) + Volume ruang bakar/silinder head ( V2 ) kemudian hasilnya dibagi Volume ruang bakar ( V2 ).

Untuk Mencari V1 digunakan rumus isi tabung/silinder yaitu:
V1 = ( (22/7) x D x D x T ) : 4 [*satuannya cc]
Dimana D = diameter silinder,
T = tinggi silinder
Dan 22/7 konstanta PHI, kalo dibuletin = 3,14.

Untuk mencari V2 dgn cara ruang bakar/silinder head/silinder cop diisi pakai cairan.
Caranya Lepas silinder head dan biarkan busi terpasang pada tempatnya. Taruh ditempat yg rata dgn busi menghadap bawah dan bagian dalam menghadap atas.
Kemudian isi dgn cairan (biasanya gw pake oli samping) sampai penuh rata dgn permukaan, sedot kembali cairan tadi dgn menggunakan suntikan yg ujungnya (bagian nempel jarum) di pasang selang kecil (suntkan / insul, yg suka ngetep pasti tau dah beli dmna ) dan dihitung berapa cc isinya.

22/7 x D x D x T : 4 Dikonversi rumusnya ke motor menjadi 3,14 x DP x DP x S : 4.
Dimana DP = Diameter Piston
dan S = Stroke Efektif (langkah kruk as efektif).

Cara Ngukur S(Stroke Efektif):
Pada mesin 2 Tak Stroke efektif diukur dari bibir atas silinder ke lengkungan atas lubang buang. Gunakan sigmat agar lebih efektif
sip bro atas semua penjelasan yang panjang lebar.semoga banyak temen.murah rezeki,dan sukses slalu.....disini memang tempat tukar pikiran.kalau gak mau tukar pikiran ngapain kemari...benerkan bro? Very Happy
Ok kembali ke topik.Tapi saya kurang sreg mengenai cara mencari V2nya bro.
sepertinya cara diatas kurang presisi (Ini menurut saya,kalau salah mohon dikoreksi).karena permukaan piston kan gak datar ,tentu hasilnya akan lain bila head dalam kondisi terpasang.

Kemudian soal stroke efektif;berarti kalau mesin 2 tak cara ngukur perbandingan kompresi dari tinggi lubang buang ya..?
jadi bisa disimpulkan kalau angka ditas adalah cara mencari perbandingan kompresi.
Trus gimana dong cara mencari kompresi?
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 21:12

dihalaman sebelumnya ada yang mengatakan perbadingan kopresinya 10 atau 11.
Berarti cara mengukur mereka salah ya? setau saya perbandingan kompresi untuk 2 tak itu di kisaran 7;1
benar gak ya.....?
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 21:15

VESPA-CREATOR wrote:
scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

Arti kompresi secara harfiah adalah, PEMADATAN , jadi tekanan kompresi bisa diartikan 'menekan campuran udara dengan BBM pada ruang bakar agar padat tertekan'.

Pada saat campuran udara dengan BBM itu menjadi HAMPIR padat pada titik optimalnya (tekanan kompresi tertinggi) maka busi akan meletikkan bunga api (sekian derajat sebelum TMA/Titik Mati Atas).

Kenapa harus sebelum TMA, ini untuk mendapatkan efek MELENTING seperti anak panah lepas dari busurnya (rahasia Camshaft + Valve + Spring ada disini) sehingga piston makin terdorong dengan tenaga lebih besar.

Jadi semakin tinggi nilai / perbandingan kompresi, maka makin besar / dasyat ledakan pada ruang bakar dan ini mengakibatkan tenaga dorong dari piston yg semakin besar, ingat semakin tinggi nilai kompresi maka semakin besar nilai oktan yg dibutuhkan dari jenis BBM untuk ini.

Getaran mesin dan suaranya pun ikut besar !

Jadi bila mesin MX kita mengalami kebocoran / kehilangan kompresi maka yg terjadi adalah hilangnya tenaga atau bahkan tidak bisa hidup.

Semua teori dasar ada pada diri manusia dan alam, coba bayangkan bila manusia tidak bisa menekan, pasti tidak akan ada kehidupan lanjutan....ya toh ?

Tekanan kompresi pada mesin akan berkurang atau bahkan hilang bila ada kebocoran pada ruang bakar (ruang kompresi), dan ini bisa disebabkan oleh :

1. Ring piston patah.
2. Kesalahan pemasangan ring piston.
3. Piston cacat (retak dsb).
4. Dinding Silinder cacat/baret.
5. Mesin pernah mengalami extreem overheating.
6. Packing/gasket antara silinder head dengan silinder blok sudah cacat, patah dsb.
7. Seating Valve cacat/kotor karena kerak dsb.
8. Valve/klep cacat/retak dsb.
9. Setting camshaft yg kurang tepat.
10. Air filter pada karbu sudah terlalu kotor.
11. Busi cacat/retak atau threadnya yg cacat (selek istilah bengkelnya).
12. Timming gear/chain yg sudah cacat/kendor/aus dsb.
13. Silinder head atau bahkan silinder blok, retak (kemungkinan terjauh).


Dari beberapa kemungkinan di atas, bisa juga terjadi karena :

1. Penggunaan BBM yg tidak bersih atau kurang tepat.
2. Kurangnya perawatan pada karbu.
3. Kesalahan saat overhaul mesin atau saat ngopreknya.
4. Sistem pendingin pernah tidak bekerja dengan semestinya (fail).
5. Kesalahan pada saat setting sistem mekanis mesin.
6. Kebocoran sistem pelumasan sehingga pelumas pernah masuk ke ruang bakar.


Memang cukup rumit bila dianalisa secara umum (sekilas), namun ini semua ada keterkaitannya dengan pengetahuan dasar four stroke internal combustion engine.

Untuk ngukur kompresi motor kita bisa pake alat yang namanya compression gauge, caranya ujung pengukur alat ini dipasang di lubang busi trus motor di stater beberapa detik dengan electric stater trus tinggal liat deh jarumnya di gaugenya sampe menunjukan angka yang stabil, sesuaikan sama kompresi motor waktu di cek yang ada di buku manual, tekanannya min 490kpa standar 560kpa maksimal 630 kpa di 500rpm

CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
1. Mengganti piston dengan model racing.
2. Mendekatkan deck clearance.
3. Membubut Head.
4. Mengelas Head.
5. Membubut Blok dan Piston.

CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
1. Merimer dome pada head.
2. Memperdalam coakan klep pada piston.
3. Membubut piston.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Power mesin meningkat.
2. Final gear menjadi berat.
3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.

KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Mesin menjadi cepat panas .
2. Engine break menjadi besar dan kasar.
3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi.

Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan.
Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.
Kembali Ke Atas Go down
scooter.freaks
Bikers


Jumlah posting: 111
Localisation: Republik Ngayogyakarta-hadiningrat
Registration date: 07.03.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 22:01

londotrb wrote:
VESPA-CREATOR wrote:
scooter.freaks wrote:
tanya tanya lagi ah..

saya skarang sedang coba coba dengan kompresi.. kemaren pinjem head yg sudah dipapas.. hasilnya lari +tenaga di rpm atas dapet + nafas jd panjang.. tapi masalahnya tenaga buat nanjak (torsi) kurang..
1. apakah tipikal kompresi tinggi seperti itu?
2. jika menggunakan knlpot racing apakah hasilnya lebih baik? (skrang pk knalpot standar)
3. klo mnurut brader enak yg rendah(standar) atau tinggi..? alasan..?

Arti kompresi secara harfiah adalah, PEMADATAN , jadi tekanan kompresi bisa diartikan 'menekan campuran udara dengan BBM pada ruang bakar agar padat tertekan'.

Pada saat campuran udara dengan BBM itu menjadi HAMPIR padat pada titik optimalnya (tekanan kompresi tertinggi) maka busi akan meletikkan bunga api (sekian derajat sebelum TMA/Titik Mati Atas).

Kenapa harus sebelum TMA, ini untuk mendapatkan efek MELENTING seperti anak panah lepas dari busurnya (rahasia Camshaft + Valve + Spring ada disini) sehingga piston makin terdorong dengan tenaga lebih besar.

Jadi semakin tinggi nilai / perbandingan kompresi, maka makin besar / dasyat ledakan pada ruang bakar dan ini mengakibatkan tenaga dorong dari piston yg semakin besar, ingat semakin tinggi nilai kompresi maka semakin besar nilai oktan yg dibutuhkan dari jenis BBM untuk ini.

Getaran mesin dan suaranya pun ikut besar !

Jadi bila [b]mesin MX
kita mengalami kebocoran / kehilangan kompresi maka yg terjadi adalah hilangnya tenaga atau bahkan tidak bisa hidup.

Semua teori dasar ada pada diri manusia dan alam, coba bayangkan bila manusia tidak bisa menekan, pasti tidak akan ada kehidupan lanjutan....ya toh ?

Tekanan kompresi pada mesin akan berkurang atau bahkan hilang bila ada kebocoran pada ruang bakar (ruang kompresi), dan ini bisa disebabkan oleh :

1. Ring piston patah.
2. Kesalahan pemasangan ring piston.
3. Piston cacat (retak dsb).
4. Dinding Silinder cacat/baret.
5. Mesin pernah mengalami extreem overheating.
6. Packing/gasket antara silinder head dengan silinder blok sudah cacat, patah dsb.
7. Seating Valve cacat/kotor karena kerak dsb.
8. Valve/klep cacat/retak dsb.
9. Setting camshaft yg kurang tepat.
10. Air filter pada karbu sudah terlalu kotor.
11. Busi cacat/retak atau threadnya yg cacat (selek istilah bengkelnya).
12. Timming gear/chain yg sudah cacat/kendor/aus dsb.
13. Silinder head atau bahkan silinder blok, retak (kemungkinan terjauh).


Dari beberapa kemungkinan di atas, bisa juga terjadi karena :

1. Penggunaan BBM yg tidak bersih atau kurang tepat.
2. Kurangnya perawatan pada karbu.
3. Kesalahan saat overhaul mesin atau saat ngopreknya.
4. Sistem pendingin pernah tidak bekerja dengan semestinya (fail).
5. Kesalahan pada saat setting sistem mekanis mesin.
6. Kebocoran sistem pelumasan sehingga pelumas pernah masuk ke ruang bakar.


Memang cukup rumit bila dianalisa secara umum (sekilas), namun ini semua ada keterkaitannya dengan pengetahuan dasar four stroke internal combustion engine.

Untuk ngukur kompresi motor kita bisa pake alat yang namanya compression gauge, caranya ujung pengukur alat ini dipasang di lubang busi trus motor di stater beberapa detik dengan electric stater trus tinggal liat deh jarumnya di gaugenya sampe menunjukan angka yang stabil, sesuaikan sama kompresi motor waktu di cek yang ada di buku manual, tekanannya min 490kpa standar 560kpa maksimal 630 kpa di 500rpm

CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
1. Mengganti piston dengan model racing.
2. Mendekatkan deck clearance.
3. Membubut Head.
4. Mengelas Head.
5. Membubut Blok dan Piston.

CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
1. Merimer dome pada head.
2. Memperdalam coakan klep pada piston.
3. Membubut piston.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Power mesin meningkat.
2. Final gear menjadi berat.
3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.

KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Mesin menjadi cepat panas .
2. Engine break menjadi besar dan kasar.
3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi.

Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan.
[/b]
Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.

bner bro... saya jg bingung.. secara camshaft dan teman"nya tidak hadir di vespa...

Kembali Ke Atas Go down
magi
Vespa Raiders


Jumlah posting: 341
Localisation: bandung - Yogyakarta,indonesia NRF-IVI 177
Registration date: 02.07.10

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 22:20

waooow affraid
serius banget nih yg lagi ngobrolin kompresi

jangan sampe depresi yaak pirat
Kembali Ke Atas Go down
http://maginugroho@ymail.com
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 22:28

londotrb wrote:

Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.

Lha mau gimana, situ yang nyampur aduk, kemudian situ juga yang dibikin binun.
Dari depan kan tadinya ndak nyampur seperti itu study study
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 22:34

Laretha wrote:
londotrb wrote:

Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.

Lha mau gimana, situ yang nyampur aduk, kemudian situ juga yang dibikin binun.
Dari depan kan tadinya ndak nyampur seperti itu study study
Bro bisa kasih tau ada kalimat dari saya yang bikin campur aduk?
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 22:46

londotrb wrote:
Laretha wrote:
londotrb wrote:

Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.

Lha mau gimana, situ yang nyampur aduk, kemudian situ juga yang dibikin binun.
Dari depan kan tadinya ndak nyampur seperti itu study study
Bro bisa kasih tau ada kalimat dari saya yang bikin campur aduk?


Hehehe, kalimatku bersayap ya, sehingga bisa berarti beda,
sori deh kalo jadi salah arah dan jadi ndak nyambung.

Bukan kalimat bro Londotrb, tapi penjelasan2nya yang ternyata memang telah bercampur aduk.
Penjelasan yang tercampur (dari berbagai sumber) yang tidak secara spesifik berbicara mengenai vespa tersebut
memang cukup canggih, bahkan mungkin lebih canggih dari simpelnya sebuah vespa.

So, mungkin bisa kembali baca yang di halaman2 awal, di sana khusus disampaikan mengenai vespa,
dan setelah itu, yang dari berbagai sumber tadi dipilih-pilih saja yang kira-kira sreg dengan keberadaan vespa.
Dengan demikian tidak akan tercampur aduk lagi, dan tidak akan terlalu membingungkan.
Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 23:02

Laretha wrote:
londotrb wrote:
Laretha wrote:
londotrb wrote:

Penjelasan yang istimewa bro......
salut..... cuma sayang masih dicampur aduk antara 2 tak dan 4 tak....kan bikin bingung pemula seperti saya.

Lha mau gimana, situ yang nyampur aduk, kemudian situ juga yang dibikin binun.
Dari depan kan tadinya ndak nyampur seperti itu study study
Bro bisa kasih tau ada kalimat dari saya yang bikin campur aduk?


Hehehe, kalimatku bersayap ya, sehingga bisa berarti beda,
sori deh kalo jadi salah arah dan jadi ndak nyambung.

Bukan kalimat bro Londotrb, tapi penjelasan2nya yang ternyata memang telah bercampur aduk.
Penjelasan yang tercampur (dari berbagai sumber) yang tidak secara spesifik berbicara mengenai vespa tersebut
memang cukup canggih, bahkan mungkin lebih canggih dari simpelnya sebuah vespa.

So, mungkin bisa kembali baca yang di halaman2 awal, di sana khusus disampaikan mengenai vespa,
dan setelah itu, yang dari berbagai sumber tadi dipilih-pilih saja yang kira-kira sreg dengan keberadaan vespa.
Dengan demikian tidak akan tercampur aduk lagi, dan tidak akan terlalu membingungkan.
Setuju bro.... Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Laretha
Vespa Raiders


Jumlah posting: 494
Registration date: 12.10.09

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Wed 2 Feb 2011 - 23:31

Laretha wrote:

So, mungkin bisa kembali baca yang di halaman2 awal, di sana khusus disampaikan mengenai vespa,
dan setelah itu, yang dari berbagai sumber tadi dipilih-pilih saja yang kira-kira sreg dengan keberadaan vespa.
Dengan demikian tidak akan tercampur aduk lagi, dan tidak akan terlalu membingungkan.


Nyambung lagi sedikit, ikut menghangatkan suasana thread ini.

Sempat saya sampaikan bahwa saya lebih menyukai kompresi yang standar saja.
Alasannya, karena saya termasuk tipe orang yang agak malas mencuci vespa,
dan juga agak malas merawat mesinnya secara rutin dan detail.
Selain alasan itu, juga disebabkan oleh pemahaman saya bahwa di mesin vespa
kondisi kompresi primer tidak kalah pentingnya jika dibandingkan dengan kompresi sekunder.

Kompresi primer adalah kompresi yang terjadi di bawah piston,
dan kompresi sekunder adalah kompresi yang terjadi di atas piston.
Jadi, apa yang sudah kita bicarakan bersama dari depan adalah
"kompresi rendah vs kompresi tinggi" yang ada di kompresi sekunder.

Rahasia tenaga mesin 2 tak, termasuk vespa, adalah bukan hanya kompresi sekunder,
melainkan juga pengaturan kompresi primernya, dan knalpot yang dipergunakan.
Karena itu, imho, sebelum kita mempertinggi kompresi sekundernya,
ada baiknya membereskan terlebih dulu kompresi primer dan pembuangannya.
Demikian juga bagi yang telah mempertinggi kompresi sekundernya,
supaya hasilnya lebih maksimal,
ada baiknya memberikan perhatian ekstra bagi kompresi primer dan pembuangannya.






Kembali Ke Atas Go down
londotrb
Pemula


Jumlah posting: 44
Registration date: 30.01.11

PostSubyek: Re: kompresi rendah vs kompresi tinggi   Thu 3 Feb 2011 - 8:07

Betul mas Bro....
makanya diawal aku nannya yang lebih spesifik tentang kompresi itu sendiri.
Pembicaraan teman2 di sini sudah jauh banget.tapi hal yang mendasar tetntang kompresi ini belum tentu semua paham.yang paham pun belum tentu benar.

Ironis memang...di satu sisi pembahannya udah jauh, sampe ke karakter mesin ,ddan angka kompresi yang sampe 9,10,11 (angka segini buat 2 tak gak mungkin deh.terkecuali cara ngitungnya seperti 4 tak)
Disisi lain mereka gak tau dasarnya.ibarat kalau sekolah langsung ke SMA.padahal pelajaran SD belum dijalani.

salah satunya ya tentang kompresi ini.sedangkan kan kompresi sendiri ada 2 macem seperti yang bro Lareta yaitu kompresi primer(karter/bagian krug as) dan kompresi sekunder (Ruang bakar).
Lain lagi pengertian dari perbandingan komprersi.
Masing2 punya pengertian sendiri2 dan berbeda cara ngitungnya;
-Kompresi (primer dan sekunder.kalau di 4 takl gak ada komp primernya)
-Perbandingan kompresi (RC)

Bener gak ya yang saya tulis itu....kalau salah dikoreksi ya bro...... Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
 

kompresi rendah vs kompresi tinggi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 8Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ikatan Vespa Indonesia ::  :: -